Bekal Doa bagi Orang Tua dan Guru untuk Perlindungan Anak | Dr. H.Akhmad Alim,MA

=

Doa merupakan senjata utama seorang mukmin. Sebagai hamba Allah Swt., manusia diperintahkan untuk senantiasa memohon perlindungan kepada-Nya agar memperoleh keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, setiap aktivitas hendaknya diawali dengan membaca basmalah dan diakhiri dengan mengucapkan hamdalah sebagai bentuk pengakuan atas pertolongan dan nikmat Allah Swt.

Anak merupakan amanah yang diberikan Allah kepada orang tua. Pada masa kanak-kanak, mereka masih lemah dan belum mampu melindungi dirinya sendiri dari berbagai gangguan, baik yang tampak maupun yang tidak tampak. Karena itu, orang tua dan guru memiliki tanggung jawab untuk senantiasa memohonkan perlindungan kepada Allah agar anak-anak dijaga dari godaan setan, gangguan makhluk berbahaya, serta segala bentuk keburukan.

Allah Swt. telah mengingatkan bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi orang-orang yang beriman. Firman Allah Swt.:

“Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia adalah musuh yang nyata bagimu.”
(QS. Al-Baqarah [2]: 208).

Berdasarkan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah, terdapat beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca oleh orang tua maupun diajarkan kepada anak sebagai bentuk perlindungan kepada Allah Swt.

1. Doa Melepas Anak Bermain

Apabila anak hendak keluar rumah atau bermain, orang tua dianjurkan membaca doa berikut.

اللَّهُمَّ أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Artinya:

“Aku memohon perlindungan untuk kalian dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan, binatang berbisa, dan dari setiap pandangan mata yang membawa kedengkian (‘ain).”

Doa ini merupakan doa yang dibaca Rasulullah ﷺ untuk kedua cucunya, Hasan dan Husain. Beliau juga menjelaskan bahwa Nabi Ibrahim a.s. membaca doa yang sama untuk melindungi putranya, Ismail dan Ishaq.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Rasulullah biasa memohonkan perlindungan bagi Hasan dan Husain seraya membaca doa tersebut, kemudian beliau bersabda, ‘Demikian pula Nabi Ibrahim memohonkan perlindungan bagi Ismail dan Ishaq.'”
(HR. al-Bukhari, at-Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Majah).


2. Doa Ketika Merasa Takut

Rasa takut merupakan fitrah manusia, termasuk pada anak-anak. Rasulullah ﷺ mengajarkan doa berikut sebagai perlindungan ketika muncul rasa takut.

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ

Artinya:

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kemurkaan-Nya, dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dari bisikan-bisikan setan, dan agar mereka tidak mendekatiku.”

Abdullah bin Umar ra. mengajarkan doa ini kepada anak-anaknya. Bagi anak yang telah mampu memahami, beliau mengajarkannya untuk dihafal, sedangkan bagi anak yang masih kecil beliau menuliskannya sebagai bentuk pendidikan dan pengingat.

(HR. Abu Dawud).


3. Doa Sebelum Tidur

Sebelum tidur, anak-anak dianjurkan membaca doa perlindungan berikut.

بِسْمِ اللَّهِ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ

Artinya:

“Dengan nama Allah, aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, siksa-Nya, kejahatan hamba-hamba-Nya, dari bisikan setan dan agar mereka tidak mendatangiku.”

Doa ini diajarkan langsung oleh Rasulullah ﷺ kepada para sahabat agar dibaca sebelum tidur, terutama ketika seseorang merasa khawatir atau takut mengalami mimpi buruk.

(HR. Ahmad dan Malik).

Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ juga mengajarkan doa yang hampir sama kepada Al-Walid bin Al-Walid ketika beliau mengeluhkan rasa takut saat tidur.

(HR. Ahmad).


4. Doa Ketika Singgah atau Memasuki Tempat yang Belum Pernah Dikunjungi

Ketika memasuki suatu tempat yang asing, sepi, atau baru pertama kali dikunjungi, dianjurkan membaca doa berikut.

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Artinya:

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan semua makhluk ciptaan-Nya.”

Doa ini dapat dibaca ketika memasuki hutan, kebun, pegunungan, atau tempat-tempat lain yang belum dikenal.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa singgah di suatu tempat kemudian membaca doa ini, maka tidak ada sesuatu pun yang dapat membahayakannya hingga ia meninggalkan tempat tersebut.”

(HR. Ahmad dan Muslim).


5. Doa Ketika Melihat Ular

Apabila menjumpai ular di sekitar rumah, Rasulullah ﷺ mengajarkan agar terlebih dahulu mengucapkan doa berikut.

إِنَّا نَسْأَلُكِ بِعَهْدِ نُوحٍ وَبِعَهْدِ سُلَيْمَانَ بْنِ دَاوُدَ أَنْ لَا تُؤْذِيَنَا

Artinya:

“Sesungguhnya kami meminta kepadamu, demi perjanjian Nabi Nuh dan Nabi Sulaiman bin Dawud, agar engkau tidak menyakiti kami.”

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa apabila ular tersebut tetap kembali dan membahayakan penghuni rumah setelah diperingatkan, maka diperbolehkan untuk membunuhnya.

(HR. at-Tirmidzi).


Penutup

Membiasakan doa-doa perlindungan kepada anak merupakan bagian dari pendidikan keimanan sejak usia dini. Orang tua dan guru tidak hanya bertugas memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga membangun benteng spiritual melalui doa-doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ. Kebiasaan ini akan menanamkan keyakinan bahwa hanya Allah Swt. yang mampu memberikan perlindungan dari segala bentuk keburukan, baik yang tampak maupun yang tidak tampak. Dengan demikian, anak akan tumbuh dalam suasana yang penuh keimanan, ketenangan, dan tawakal kepada Allah Swt., sekaligus terbiasa menjadikan doa sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *