Bogor – Program Magister Ekonomi Islam Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan Islam dan ekonomi syariah. Salah satu mahasiswanya, Mursidi, berhasil menyelesaikan penelitian berjudul “Analisis Penerapan Wakaf Uang dalam Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan Al-Qur’an: Studi Kasus di Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Ibnu Jauzi Dramaga Bogor.” Penelitian ini disusun di bawah bimbingan Dr. Hendri Tanjung dan Dr. Trisiladi Suriyanto.
Penelitian tersebut mengkaji implementasi wakaf uang sebagai instrumen filantropi Islam yang memiliki potensi besar dalam mendukung keberlanjutan pembiayaan pendidikan Al-Qur’an. Dalam perspektif syariah, wakaf merupakan amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir karena pokok harta tetap dipertahankan, sedangkan hasil pengelolaannya dimanfaatkan untuk kepentingan umat. Konsep tersebut menjadikan wakaf sebagai salah satu instrumen strategis dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Penelitian dilakukan di Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Ibnu Jauzi Dramaga, Kabupaten Bogor, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis korelasi. Pendekatan ini digunakan untuk mengetahui hubungan antara pengelolaan wakaf uang dengan peningkatan akses dan kualitas pendidikan Al-Qur’an.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf uang di Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Ibnu Jauzi memberikan dampak yang signifikan terhadap pengembangan pendidikan. Dana wakaf berkontribusi dalam mendukung pembiayaan operasional pesantren, pengembangan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas layanan pembelajaran, serta memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan Al-Qur’an.
Lebih lanjut, hasil analisis statistik membuktikan adanya hubungan positif yang kuat antara penerapan wakaf uang dengan peningkatan akses dan kualitas pendidikan Al-Qur’an. Temuan tersebut menunjukkan bahwa semakin optimal pengelolaan wakaf uang dilakukan secara profesional, transparan, dan produktif, maka semakin besar pula kontribusinya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas layanan pendidikan Al-Qur’an kepada masyarakat.
Dosen pembimbing, Dr. Hendri Tanjung dan Dr. Trisiladi Suriyanto, mengapresiasi hasil penelitian ini karena memberikan bukti empiris mengenai pentingnya optimalisasi wakaf uang sebagai salah satu alternatif pembiayaan pendidikan Islam yang berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi akademik sekaligus masukan praktis bagi lembaga pendidikan Islam, nazhir wakaf, pemerintah, serta para pengelola lembaga filantropi Islam dalam mengembangkan tata kelola wakaf yang lebih efektif dan berdampak luas.
Pengasuh Pesantren Tahfidz Ibnu Jauzi, Assoc.Prof.Dr.KH. Akhmad Alim, M.A., menyampaikan bahwa penelitian ini merupakan contoh nyata integrasi antara kajian ekonomi syariah dan pengembangan pendidikan Islam.
“Wakaf uang merupakan instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi luar biasa dalam mendukung keberlanjutan pendidikan. Penelitian ini membuktikan bahwa apabila dikelola secara amanah, profesional, dan produktif, wakaf uang mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur’an sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran. Kami berharap hasil penelitian ini menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan Islam di Indonesia untuk semakin mengoptimalkan pengelolaan wakaf sebagai investasi peradaban yang manfaatnya terus mengalir bagi generasi mendatang,” ujar Assoc.Prof.Dr.KH. Akhmad Alim, M.A.
Melalui penelitian ini, Program Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UIKA Bogor terus mendorong lahirnya riset-riset yang tidak hanya memiliki kontribusi akademik, tetapi juga memberikan solusi terhadap persoalan nyata umat. Penguatan tata kelola wakaf produktif diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun pendidikan Islam yang unggul, mandiri, berkelanjutan, dan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berdaya saing global.
Humas Pesantren Tahfidz Ibnu Jauzi Bogor