Latihan kemampuan berbahasa merupakan salah satu metode pengembangan bahasa anak di PAUD Ibnu Jauzi yang bertujuan sebagai tahap awal persiapan membaca dan menulis. Sebelum anak mampu membaca dan menulis, anak perlu memiliki kemampuan menyimak, berbicara, serta mengucapkan kata dengan baik. Pada usia 3–4 tahun, anak mulai mampu memahami persamaan dan perbedaan, membuat kalimat sederhana yang terdiri dari 5–6 kata, mulai bercerita, serta memiliki pengucapan yang lebih jelas. Sedangkan pada usia 5–6 tahun, anak sudah mampu menggunakan kalimat yang lebih panjang, memiliki perbendaharaan kata yang lebih banyak, memahami hubungan antara huruf dan bunyi, mampu menyebutkan identitas diri, bercerita lebih kompleks, serta menggunakan bahasa untuk mengekspresikan perasaan dan empati.
Untuk mengembangkan kemampuan bahasa tersebut, PAUD Ibnu Jauzi memberikan beberapa bentuk latihan, yaitu menirukan bunyi, menyebutkan kembali, menceritakan kembali, mengurutkan gambar berseri, melakukan tiga perintah berurutan, membuat dan menjawab pertanyaan, membedakan kata dengan suku kata awal yang sama, logo huruf, mengenal nama benda, serta menghubungkan gambar dan tulisan. Kegiatan menirukan bunyi bertujuan mengenalkan bunyi huruf dan memperkaya kosakata anak, sedangkan kegiatan menyebutkan kembali bertujuan melatih daya ingat dan kemampuan menyebutkan nama benda secara mandiri.
Selain itu, kegiatan menceritakan kembali menggunakan buku cerita bergambar untuk melatih pemahaman anak terhadap kata, kalimat, dan isi cerita. Mengurutkan gambar berseri membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir, menyusun kalimat, dan memahami urutan kejadian. Latihan melakukan tiga perintah berurutan melatih kemampuan anak dalam memahami instruksi dan meresponsnya dengan tepat. Kegiatan membuat dan menjawab pertanyaan bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi, keberanian berbicara, serta kreativitas anak.
Latihan membedakan kata dengan suku kata awal yang sama dan logo huruf menjadi tahap awal dalam mengenalkan konsep membaca. Sementara itu, kegiatan mengenal nama benda dan menghubungkan gambar dengan tulisan membantu anak memahami hubungan antara simbol tulisan dan benda di lingkungan sekitar. Melalui berbagai latihan tersebut, kemampuan bahasa anak dapat berkembang secara bertahap sehingga anak memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik serta lebih siap memasuki tahap membaca dan menulis.